Kami adalah perusahaan nasional yang berpengalaman hampir 40 tahun dalam konsultasi, jasa, perencanaan dan penyediaan untuk hydraulic.

Kontak
excavator rusak

bannerlayanan

Memang sangat menjengkelkan ketika excavator rusak secara tiba-tiba, terlebih ketika unit sedang dalam produktivitas. Hal ini umumnya pertanda bahwa mesin sedang dalam keadaan yang tidak baik-baik saja. Terlepas dari kesalahan teknis, excavator yang rusak membutuhkan perbaikan secepatnya agar kerusakan tidak mudah menjalar ke berbagai komponen lainnya.

Jenis alat berat Excavator atau Beko pada dasarnya memang membutuhkan perawatan rutin, baik dari pemeliharaan mesin, pergantian spare parts, hingga memberishkan unit dari kotoran dan debu. Tujuan pemeliharaan rutin pada excavator adalah untuk mengurangi kerusakan alat berat, memperpanjang masa pakai alat berat, mengurangi waktu henti alat berat, meningkatkan efisiensi kerja, dan mengurangi biaya pengoperasian.

bannerlayanan

4 Solusi Excavator Rusak

Tahukah Anda?

Faktanya, sekitar 70% dari kegagalan disebabkan oleh manajemen yang buruk. Maka dari itu, sangat diperlukan pengelolaan bahan bakar, pelumas, air dan udara, Anda dapat mengurangi persentase kegagalan tersebut.

Berikut ini penyebab serta solusi excavator jika mengalami kerusakan, diantaranya;

1. Perhatikan Manajemen Bahan Bakar

Pertama, manajemen bahan bakar harus didasarkan pada suhu lingkungan yang berbeda untuk memilih nilai diesel yang berbeda. Diesel tidak dapat dicampur dengan kotoran, kapur dan air sebab pompa bahan bakar akan aus sebelum waktunya. 

Perlu diketahui, bahan bakar yang lebih rendah dalam kandungan parafin dan sulfur maka akan menghasilkan kerusakan mesin. 

Sebaiknya lakukan ini :

  • Sebelum excavator beroperasi, buka katup pembuangan di bagian bawah tangki bahan bakar untuk melepaskan air; setelah bahan bakar mesin habis atau elemen filter diganti, udara di jalan harus dikeringkan.
  • Setelah excavator beroperasi harian, tangki bahan bakar harus diisi dengan bahan bakar untuk mencegah tetesan air terbentuk di dinding bagian dalam tangki.

2. Perhatikan Manajemen Gemuk (Pelumas)

Jangan lupakan perihal pelumas pada mesin. Penggunaan minyak pelumas yang cukup dapat mengurangi keausan permukaan yang bergerak untuk mencegah kebisingan. 

Sebaiknya lakukan ini :

  • Saat menyimpan dan menyimpan minyak, usahakan jangan tercampur oleh partikel lain seperti debu, pasir, air dan kotoran lainnya. 
  • Sebelum memulai mengisi, usahakan untuk membersihkan sisa minyak terlebih dahulu sebelum mencampurkan dengan minyak baru.
  • Setelahnya, bersihkan bagian area tersebut untuk mencegah kotoran atau sisa kerak yang menempel.

3. Perhatikan Manajemen Elemen Filter

Secara fungsi, elemen filter atau filter oli hidrolik berguna sebagai penyaring berbagai partikel kotoran pada jalur oli atau jalur gas, serta mencegah terjadinya kerusakan pada bagian dalam sistem. Oleh sebab itu, parts ini memang harus diganti secara berkala sesuai dengan persyaratan operasi dan pemeliharaan manual.

Dalam keadaan normal, periode penggantian filter hisap oli hidrolik diganti setiap 2000 jam. Jangka waktu penggantian filter balik hidraulik adalah 250 jam untuk pertama kalinya, dan kemudian diganti setiap 500 jam.

Sebaiknya lakukan ini :

  • Ganti filter secara berkala atau tepat waktu.
  • Gunakan spare parts elemen filter hidrolik yang berkualitas genuine.
  • Pastikan elemen filter sesuai dengan spesifikasi mesin.
  • Kapasitas filter dengan kualitas elemen filter yang buruk maka dapat mempengaruhi penggunaan normal mesin.

4. Perhatikan Manajemen Perawatan Berkala

Pada dasarnya, setiap mesin memang membutuhkan perawatan secara berkala baik itu terdiri dari skala harian, mingguan, bulanan, hingga tahunan.

Sebaiknya lakukan ini :

  • Selain filter hidrolik yang diganti setiap 250 jam, jangan lupa juga untuk mengganti filter bahan bakar serta periksa jarak katup engine
  • Periksa, bersihkan atau ganti filter udara
  • Bersihkan bagian dalam sistem pendingin
  • Periksa dan kencangkan baut track plate
  • Periksa dan sesuaikan ketegangan lintasan
  • Periksa pemanas intake, ganti gigi
  • Sesuaikan jarak bebas bucket
  • Tingkat cairan pembersih jendela
  • Periksa dan sesuaikan AC
  • Bersihkan lantai kabin
  • Ganti filter pemutus (opsional)
  • Saat membersihkan bagian dalam sistem pendingin, sebaiknya kendurkan penutup saluran air secara perlahan untuk melepaskan tekanan internal tangki air sebelum melepaskan air

Nah demikian informasi seputar penyebab dan solusi yang secara umum terjadi pada excavator rusak. Jika Anda membutuhkan bantuan diagnosa excavator rusak, silahkan hubungi kami melalui informasi disini.

Semoga bermanfaat..

Write a Reply or Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

×

Apa yang bisa kami bantu ?

×